Sunday, 10 August 2014

20 Sampah Yang Tidak Boleh Dibuang ke Tempat Sampah

11. Alat Detektor Asap

Alat Pendeteksi Kebakaran
Alat Pendeteksi Asap via tavfelugyelet1.blog.hu
Detektor asap dengan tabung ion (Ionization Chamber Smoke Detectors/ ICSD) menggunakan radiasi ion dalam jumlah kecil untuk mendeteksi asap. Kerena mengandung radioaktif, alat ini termasuk ke dalam material berbahaya. Jadi kita harus membuang limbahnya dengan ekstra hati-hati.
Keluarkan baterainya terlebih dulu, lalu kirimkan kembali melalui jalur darat kepada produsennya. Biasanya mereka akan menerima permintaan daur ulang. Tetapi jika tidak, kita bisa memberikan kepada pusat pengelolaan limbah berbahaya.
Sebenarnya detektor asap ada juga yang nggak berbahaya, yakni detektor asap fotoelektrik yang hanya menggunakan foto dan cahaya untuk mendeteksi asap. Walau begitu kita juga harus membuang limbahnya ke tempat penampungan sampah elektronik.

12. Termometer Merkuri

Termometer merkuri
Termometer merkuri via www.earth911.com
Lihat termometer yang ada di rumahmu. Apakah termometermu itu masih yang jadul dan memakai merkuri? Kalau iya, segera ganti dengan termometer elektrik yang banyak dijual di pasaran. Termometer merkuri rata-rata mengandung 500 mg merkuri yang berbahaya bagi kesehatan
Merkuri bersifat neurotoksin (merusak syaraf), yang berbahaya terutama bagi janin dan anak kecil. Kalau ingin membuangnya, berikan termometer ini kepada pusat pengelolaan limbah berbahaya.

13.  Sampah plastik

Sampah Plastik
Sampah Plastik via hqwallbase.com
Kita semua pasti udah tahu kan gimana bahayanya sampah plastik bagi kehidupan makhluk bumi? Sampah-sampah plastik ini butuh waktu ratusan tahun sendiri untuk terurai. Meskipun sekarang sudah gencara kampanye larangan penggunaan sampah plastik, tapi tetap saja masih banyak yang nggak peduli. Kurangi penggunaan kantong plastik; gantilah dengan kantong kain yang bisa kita pakai berkali-kali.

14. Cairan pembersih

Cairan pembersih
Cairan pembersih via web.vtc.edu
Duh, jangan sekali-kali membuang botol-botol bekas cairan pembersih rumah tangga sembarangan! Cairan pembersih rumah tangga ini juga mengandung banyak sekali bahan kimia yang berbahaya. Cairan kimia ini juga bisa membuat pipa-pipa saluran pembuangan air terkorosi. Cairan ini juga ada yang mudah terbakar, oleh karena itu jangan menyisakannya ketika hendak membuangnya. Buanglah tempat sampah ini ke tempat-tempat pengelolaan sampah berbahaya.

15.  Kosmetik

Sampah kosmetik
Sampah kosmetik via www.gruenderszene.de
Beberapa kosmetik masih mengandung bahan kimia berbahaya seperti merkuri. Dan parahnya lagi, bahan-bahan kimia itu tidak bisa terurai hanya dengan air. Akibatnya, kosmetik yang dibuang sembarangan bisa mengkontaminasi air tanah.
Wadah kosmetik yang kosong pun juga nggak bisa dibuang begitu aja. Kita mesti membawanya ke tempat-tempat yang bisa mendaur ulangnya.
Beberapa perusahaan kosmetik besar seperti Aveda, MAC, dan Khiel’s menyediakan program untuk mendaur ulang sisa-sisa kosmetik yang tidak terpakai, dan mereka mau bertanggung jawab untuk mendaurulangnya dengan cara yang aman. Cek apakah merk kosmetik yang kamu pakai menawarkan fasilitas yang sama, ya.

16. Ban

Ban bekas
Ban bekas via www.ci.berkeley.ca.us
Ban-ban bekas sepeda motor atau mobil nggak bisa kita buang sembarangan ke tempat sampah atau pinggir jalan. Beberapa bahan yang terkandung di dalamnya bisa mencemari tanah. Sebaiknya berikan ban bekasmu ke tempat seperti bengkel kendaraan. Paling tidak dengan ini benda-benda itu ada yang memanfaatkan.

17.  Alat Pendingin

Sampah AC, Kulkas dan freezer
Sampah AC, Kulkas dan freezer via www.centralhudson.com
Alat-alat pendingin rumah tangga seperti kulkas, AC, dan freezer mengandung refrigeran atau freon, isolasi busa, dan zat-zat kimia berbahaya yang bisa merusak lingkungan. Freon juga bisa menipiskan lapisan ozon bumi, sehingga pastikan benda pendingin yang kamu beli di masa depan tidak mengandung zat ini.
Jika ingin membuang barang-barang di atas, bawalah dulu ke tempat reparasi untuk memastikan tidak adanya kebocoran di dalamnya.

18.  Petasan yang belum meledak

Kalau kamu beli petasan yang melempem alias nggak bisa meledak, jangan buru-buru membuangnya ke tempat sampah. Barang ini memiliki kandungan zat yang bisa merusak lingkungan. Lagipula, petasan itu bisa sewaktu-waktu meledak jika terpapar panas matahari. Sebelum membuangnya, rendam petasanmu dalam air semalam penuh. Setelah itu bungkus menggunakan kertas, baru deh buang ke tempat sampah.

19. Lem dan bahan perekat

Keringkan dulu sebelum membuangnya
Keringkan dulu sebelum membuangnya via 1.bp.blogspot.com
Lem dan bahan perekat lainnya mengandung bahan-bahan kimia berbahaya. Jangan membuangnya begitu aja, terlebih lagi ketika masih dalam keadaan cair. Ini bisa saja mencemari lingkungan dan membahayakan makhluk hidup lainnya. Sebelum membuangnya ke tong sampah, keringkan isinya terlebih dahulu. Barulah setelah itu kita boleh membuangnya ke tempat sampah.

20. Oli kendaraan bermotor

oli kendaraan bermotor
oli kendaraan bermotor via millerswatershed.org
Jangan membuang oli kendaraan bermotor dengan ke tanah atau saluran pembuangan, karena oli bisa mengganggu proses daur ulang air. Satu galon oli itu bisa merusak 1 juta galon air bersih! Selain itu, oli-oli ini akan berkumpul di sungai atau laut dan merusak habitat makhluk hidup di dalamnya.
Cara terbaik untuk membuang limbah oli adalah dengan menempatkannya ke dalam botol, menutup botol itu rapat-rapat lalu memberikannya ke tempat-tempat yang bersedia menerima oli bekas untuk didaur ulang, seperti bengkel atau tempat penjualan aksesoris motor.

Ternyata masih banyak banget sampah-sampah yang berbahaya dan mengancam keselamatan makhluk hidup dan bumi ini. Hal ini mengingatkan kita untuk lebih peduli dan tidak membuang sampah sembarangan. Mulai sekarang, kita harus membiasakan untuk memisahkan sampah-sampah kita. Jangan cuma mau pakai doang terus buang. Udah saatnya kita jadi insan yang lebih bertanggung jawab!
sumber hipwee

No comments:

Post a Comment