Showing posts with label kesehatan. Show all posts
Showing posts with label kesehatan. Show all posts

Wednesday, 29 May 2019

Kualitas Sperma Menurun Secara Global, Penyebabnya di Rumah


Hasil gambar untuk sperma
Lingkungan yang kita tinggali dan makanan yang kita konsumsi ternyata dapat menurunkan kesuburan pria dan hewan peliharaan seperti anjing. Beberapa studi menunjukkan bahwa dalam 80 tahun terakhir telah terjadi penurunan kualitas sperma secara global yang mencapai 50 persen. Namun belum ada yang mengetahui alasan pasti di baliknya. Berangkat dari catatan tersebut, pada 2016 tim ilmuwan dari Universitas Nottingham, Inggris melakukan pengamatan lebih lanjut dan menemukan bahwa anjing rumahan juga mengalami penurunan kualitas sperma. Sejauh penelitian mereka, tim menemukan bahwa penurunan kualitas sperma disebabkan oleh kandungan bahan kimia berbahaya yang ada di makanan anjing maupun lingkungan.

Lantas, apakah ini berarti lingkungan dan manusia patut disalahkan? Jawabannya iya. Studi yang akhirnya dimuat di jurnal Scientific Reports, Senin (4/3/2019),  menunjukkan lingkungan dan bahan kimia di dalamnya sangat mungkin punya andil dalam masalah ini. Secara khusus tim mengidentifikasi dua bahan kimia buatan manusia yang umum ditemukan di rumah dan menu diet. Entah bagaimana keduanya terbukti dapat memberi efek buruk pada kualitas sperma pria dan anjing. "Studi baru ini mendukung teori kami, yakni anjing rumahan adalah cerminan nyata untuk penurunan reproduksi pria," ujar Richard Lea seorang ahli biologi reproduksi di Universitas Nottingham. Melansir Science Alert, Selasa (5/3/2019), tim menguji sampel sperma dari 11 pria dan 9 anjing pada lingkungan yang sama. Mereka kemudian mengujinya dengan dua bahan kimia buatan manusia. Pertama adalah placticizer DEHP yang umum ditemukan di karpet, lantai, pakaian dan minuman. Bahan kimia ini dapat meresap ke makanan dan minuman kita. Kedua adalah polychlorinated biphenyl 153 (PB153) yang termasuk dalam kelompok bahan kimia industri yang dipakai sebagai bahan pencemar organik yang persisten pada 1960-an sampai 1970-an. Ahli kemudian menguji sampel sperma (pria dan anjing) dan dua bahan kimia pada tingkat konsentrasi yang umumnya ditemukan di lingkungan. Hasilnya menunjukkan ada pengurangan motilitas sperma dan peningkatan fragmentasi DNA.

Karena sampel yang digunakan dalam studi ini sedikit, ahli kemudian mencocokkan hasil temuannya dengan studi serupa pada anjing yang dilakukan tahun 2016 dan penelitian lain yang menunjukkan bahan kimia terkait dengan penurunan kualitas sperma. "Kita tahu bahwa motilitas manusia buruk, fragmentasi DNA meningkat dan infertilitas pria berkaitan dengan peningkatan kerusakan DNA dalam sperma," kata pemimpin penulis Rebecca Sumner yang seorang ahli biologi perkembangan. Ahli percaya, hal serupa juga terjadi pada anjing rumahan karena mereka hidup berdampingan dengan manusia.



Studi ini menunjukkan bahwa anjing dapat menjadi petunjuk penting dalam penurunan kesuburan manusia, dan ada dua alasan kuat kenapa anjing dapat sangat membantu. Pertama, studi tentang kesuburan anjing datang tanpa stigma dan komplikasi sosial yang berbeda dengan studi pada manusia. Kedua, pengaruh eksternal yang misalnya berupa pola makan dapat lebih mudah dikendalikan pada anjing.

sumber kompas

Monday, 27 May 2019

4 Rahasia Jadi Manusia Panjang Umur

Hasil gambar untuk panjang umur


Salah satu topik berita yang jadi hot saat pelaksanaan Sensus Penduduk di bulan Mei lalu adalah ditemukannya orang-orang yang berusia di atas 100 tahun. Tak heran bula Anda jadi ingin tahu apa rahasianya. Sebenarnya, sih, tidak susah untuk bisa panjang umur dan tetap sehat. Pastikan Anda punya beberapa hal berikut: 

1. Berperut Rata 
Riset National Institute on Aging menyatakan, wanita berperut buncit berisiko meninggal dunia lebih cepat dibandingkan yang berperut rata. Ukuran lingkar pinggang yang perlu dipertahankan adalah di bawah 80 cm. Rajin-rajinlah berolahraga dan santap makanan mengandung Omega 3, agar terhindar dari berbagai risiko peradangan akibat radikal bebas. 

2. Jauhi Minuman Bersoda 
Menurut penelitian di Boston, Amerika Serikat, minuman bersoda bisa menyebabkan gangguan metabolisme. Sementara, bila metabolisme terganggu, otomatis tingkat kesehatan kita juga tidak prima. Padahal, inilah modal penting yang perlu kita punya bila ingin hidup panjang. 

3. Miliki Sahabat Baik 
Kita membutuhkan orang lain untuk bisa sehat dan bahagia. "Hubungan antar individu yang baik adalah obat penangkal stres yang ampuh," jelas Micah Sadigh, Ph.D., profesor psikologi Cedar Crest College. Mental dan fisik akan lebih sehat kalau kita punya teman yang selalu mendukung. 

4. Berpendidikan Tinggi 
Penelitian Harvard Medical School menemukan, orang yang menempuh pendidikan tidak kurang dari 12 tahun punya harapan hidup 18 bulan lebih panjang. Selain itu, hanya 10 persen dari orang yang berpendidikan tinggi yang jadi pencandu rokok. Para ahli percaya, pendidikan membutuhkan kesadaran untuk menjaga diri dan lingkungannya.

Sumber Kompas

Orang Jepang Paling Panjang Umur

Hasil gambar untuk japanese old man


Selama 25 tahun terakhir ini, penduduk Jepang masih menduduki urutan wahid dalam hal usia harapan hidup. Laporan terbaru menunjukkan, usia harapan hidup wanita di Jepang naik menjadi 86,5 tahun dan 79,5 tahun untuk pria. Terjadi peningkatan sekitar 5 bulan dibanding data tahun sebelumnya. Statistik tahun 2009 ini dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan Jepang. Namun, usia harapan hidup pria Jepang tahun ini turun dari urutan keempat menjadi urutan kelima. Bila membandingkan usia harapan hidup antara penduduk negara maju dan negara berkembang atau miskin, akan tampak perbedaan nyata. Penduduk di negara maju memiliki usia yang lebih panjang dibanding dengan negara berkembang. Setelah Jepang, wanita di Hongkong menduduki urutan kedua dengan angka harapan hidup 86,1 tahun, diikuti dengan Perancis 84,5 tahun dan Swiss 84,4 tahun. Dari kelompok pria, urutan paling atas diduduki oleh Qatar yakni 81 tahun, lalu Hongkong 79,8 tahun, serta di tempat ketiga ada Swiss dan Eslandia pada 79,7 tahun. 

Bagaimana dengan Indonesia? Menurut laporan WHO tahun 2006, usia harapan hidup orang Indonesia hanya mencapai usia 68 tahun untuk wanita dan pria hanya 65 tahun. Namun, dibandingkan dengan negara Afrika, seperti Kenya yang hanya 51 tahun untuk wanita dan pria hanya 50 tahun, kita masih lebih baik. Pertanyaannya, mengapa terjadi perbedaan yang mencolok dalam usia harapan hidup antara negara maju dan negara berkembang? Bila menilik di Jepang, salah satu alasan mengapa warganya panjang umur adalah majunya penanganan medis, khususnya untuk penyakit penyebab kematian, seperti kanker, stroke, dan jantung. Selain itu, orang Jepang terkenal dengan pola makan dan gaya hidupnya yang sehat. Panjang umur memang sebuah hal yang bagus, tetapi di negara yang memiliki angka kelahiran sedikit dan populasi penduduk yang menurun, banyaknya penduduk yang lanjut usia berarti ketidakseimbangan dalam populasi. Saat ini pun Jepang menghadapi berbagai persoalan dengan populasi lansia, seperti peningkatan jumlah kasus lansia yang bunuh diri, kekerasan, serta kecanduan alkohol para lansia akibat rendahnya pendapatan dan status pekerjaan yang tidak pasti.
sumber kompas


Friday, 1 December 2017

Kondisi dimana Kamu Tidak Boleh Olahraga

Image result for exhausted
Olahraga memang baik untuk kesehatan. Namun sayangnya, hal tersebut tidak selalu baik dilakukan semua orang. Bagi beberapa orang dengan kondisi tertentu, olahraga justru bisa memperburuk kondisi tersebut atau memperparah rasa nyeri yang Anda alami.
Lantas, kondisi apa saja yang membuat Anda tidak boleh olah raga dulu?

1. Demam
Jangan berolahraga jika Anda merasa tak enak badan, bahkan jika hanya demam sekalipun. Demam terjadi ketika sistem kekebalan tubuh sedang bekerja keras melawan infeksi. Sementara itu, olahraga juga dapat memberikan tekanan yang lebih banyak pada sistem imun. Ini sebabnya, berolahraga ketika demam justru akan memperburuk penyakit Anda.
Berolahraga ketika demam juga sering jadi penyebab utama cedera, karena dalam kondisi ini Anda jadi lebih sulit berkonsentrasi.

2. Pilek dan flu
Selain demam, Anda juga tidak disarankan untuk berolahraga ketika sedang pilek dan flu. Dalam keadaan normal, olahraga memang akan meningkatkan sistem kekebalan tubuh, namun keadaan berbalik saat Anda sedang pilek atau flu.
Pasalnya, olahraga justru akan membuat tubuh jadi semakin lemah sehingga sulit untuk pulih. Terlebih jika flu yang dialami juga disertai demam, kondisi Anda jelas akan makin buruk jika ditambah dengan berolahraga.

3. Asma
Jika serangan asma disebabkan oleh infeksi pernapasan, sebaiknya Anda tidak olahraga dulu selama beberapa hari dan periksa ke dokter jika gejala terus berlangsung. Jika dokter melihat asma sudah mulai dapat dikendalikan dengan baik, maka barulah Anda boleh olahraga.
Namun, jangan langsung melakukan olahraga yang berintensitas tinggi. Ada baiknya memulai olahraga secara perlahan dengan melakukan pemanasan selama 10 menit. Segera hentikan olahraga jika Anda tidak dapat mengatur napas atau merasa lelah dan lemah.
Yang terpenting, selalu bawa inhaler atau obat lainnya untuk berjaga-jaga apabila asma  kambuh sewaktu-waktu.

4. Cedera lama yang kumat kembali
Apabila cedera lama tiba-tiba kambuh lagi, Anda harus segera menunda olahraga dan temui dokter. Pasalnya, gangguan ini biasanya bukan pertanda baik, terutama jika rasa sakit terus dialami selama beraktivitas.
Dalam banyak kasus, nyeri yang muncul tiba-tiba memerlukan perhatian medis dengan segera, terlebih bila sumber nyeri berada di tempat yang memang sebelumnya pernah mengalami cedera.
 
5. Kurang tidur dan kelelahan  
Jika semalam tidak tidur cukup, atau bahkan sudah tidak tidur dua-tiga hari ke belakang karena mengejar proyek kantor, Anda tidak boleh olahraga dulu. Tubuh yang sudah stres dan kelelahan akan makin nge-drop ketika diajak berolahraga. Istirahatlah sejenak sebelum mulai rutinitas gym Anda kembali.
Jika perlu, temui dokter dulu. Pasalnya, kelelahan yang ekstrem bisa jadi pertanda adanya sebuah penyakit.

6. Hamil
Tanyakan kepada dokter mengenai program olahraga yang aman dilakukan saat hamil. Yoga, berenang, berjalan, dan olahraga intensitas rendah dapat sangat bermanfaat selama kehamilan. Pastikan untuk tetap mencukupi asupan air, istirahat yang cukup, dan hindari panas. Hindari olahraga yang menekan punggung dan perut.

7. Keadaan lainnya
Anda juga tidak boleh olahraga apabila baru saja menjalani operasi atau cedera berat. Dalam keadaan tersebut, tubuh butuh waktu untuk pulih. Sedangkan melakukan olahraga justru akan memberikan tekanan pada tubuh yang pada akhirnya bisa memperburuk kondisi.
Tidak hanya itu, beberapa orang yang memiliki penyakit kronis juga tidak disarankan untuk berolahraga. Namun jika ingin tetap melakukan olahraga, ada baiknya Anda berkonsultasi dulu ke dokter agar mendapatkan pilihan jenis olahraga yang tepat sesuai dengan keadaan Anda.
sumber kompas

Sunday, 17 September 2017

Kranioplasti



Definisi 
Kranioplasti adalah memperbaiki defek cranium dengan memasukan objek, baik berupa tulang ataupun objek non biologis seperti logam atau plat plastik. Indikasi utama kranioplasti adalah untuk melindungi tulang dan aspek kosmetik. Dengan kranioplasti dapat terhindar dari kerusakan otak berulang, dapat terlidung dari kejang, mengurangi sindrom trephine (sakit kepala, vertigo, tidak tahan dengan getaran dan suara bising, kurang motivasi dan konsentrasi, depresi dan anxietas), meningkatkan aliran darah, memperbaiki metabolisme jaringan otak, dan memperbaiki defek kranium pada enchephalocele beserta kognisi dan gangguan mental. Sindrom trephine adalah kumpulan gejala yang tidak biasa terjadi pada pasien dengan defek kranium yang besar.

Etiologi
Dilakukan kranioplasti jika terdapat defek cranium akibat kraniektomi dekompresi atau tumor removal, pada usia kurang dari 3 tahun kranioplasti dilakukan karena kelainan kongenital. Namun pada umumnya kranioplasti dilakukan akibat cidera kepala.

Manifestasi klinis   
Pasien yang dilakukan kranioplasti mempunyai defek kranium yang membuat kepala tidak simetris. Defek tersebut berupa kepala tampak cekung sebelah karena ketidakberadaan kranium yang menutupi otak. Dengan melepas kranium membuat bagian lemah di bawah kulit, ini dapat menyebabkan gradien tekanan antara tekanan intrakranial dengan atmosfir. Tekanan inilah yang menyebabkan tekanan ke jaringan otak di bawahnya menyebabkan deteriorasi neurologi.

Gambar