Labels
- hiburan
- kesehatan
- motivasi diri
- psikologi
- serba-serbi BPJS Kesehatan
- serba-serbi seks
- tertawa sejenak
Showing posts with label tertawa sejenak. Show all posts
Showing posts with label tertawa sejenak. Show all posts
Friday, 15 May 2015
Wednesday, 4 February 2015
Ini yang Dibicarakan Jokowi dan Prabowo di Istana Bogor dari Penyadapan Rahasia
Sulit
dibayangkan! Ternyata isi pembicaraan Jokowi dengan Prabowo di Istana
Bogor memang membicarakan masalah AS, BG dan BW ! Sayangnya apa yang
mereka bicarakan benar-benar di luar perkiraan publik atau analis
politik manapun. Rakyat harus bersatu dan bergerak menanggapi ini.
Transkrip
rekap pembicaraan Jokowi Prabowo di Istana Bogor yang berasal dari
hasil sadapan dan rekaman cctv bocor ke khalayak luas.
Resume selengkapnya cctv kombinasi hasil penyadapan:
29_01_2015 17:06:28 (sumber_cctv)
Prabowo datang di bawah hujan lebat. Dipayungi oleh pengawal pribadi dan disambut oleh pengawal kepresidenan.
29_01_2015 17:09:05 (sumber_cctv)
Prabowo memasuki salah satu ruangan di Istana Bogor. Jokowi terlihat sudah menunggu.
29_01_2015 17:11:23 (sumber_cctv)
Jokowi mengajak bersalaman dan mempersilahkan Prabowo duduk. Mereka berdua duduk berhadapan.
29_01_2015 17:13:41 (sumber_cctv)
Jokowi memberi kode agar semua orang meninggalkan ruangan.
Pintu ruangan tertutup.
29_01_2015 17:14:19 (hasil_penyadapan)
J: ………. (tidak jelas) untuk mempersingkat waktu mungkin sebaiknya kita langsung ke pokok masalah saja Pak Prabowo …
P: Baik Pak Presiden.
29_01_2015 17:14:19 (hasil_penyadapan)
J:
… sesuai dengan kesepakatan rahasia yang disampaikan utusan saya, hari
ini kita akan membicarakan masalah AS, BG dan BW …… (tidak jelas) ….
Akhir-akhir ini ketiganya
sumber kompasiana
sangat menyita perhatian publik. Mohon saran
dari Pak Prabowo …
P: … sebagai anak bangsa saya akan berusaha membantu sesuai kemampuan saya Pak Presiden.
29_01_2015 17:15:43 (sumber_cctv)
Masing-masing nampak mengeluarkan kotak seukuran buku agenda.
29_01_2015 17:16:11 (sumber_cctv & hasil_penyadapan).
Kotak
itu dibuka dan ditaruh di atas meja. Mereka segera membungkuk ke arah
kotak tersebut dan memperhatikan dengan seksama barang-barang yang ada
di dalamnya.
J: … semua fakta tentang AS, BG dan BW berada di dalam kotak ini Pak Prabowo. Bagaimana menurut pendapat Bapak?
29_01_2015 17:18:47 (sumber_cctv & hasil_penyadapan).
Prabowo mengambil salah satu benda dari dalam kotak milik Jokowi, mengusap-usap dan menerawangnya dengan teliti.
P:
Untuk masalah AS (Akik Safir) ini saya bisa memastikan bahwa ini asli
Pak. Cuman nampaknya bukan dari kualitas grade A. Sedangkan untuk BG
(Batu Giok) ini umum di pasaran. Warnanya agak kurang cemerlang. Secara
bentuk dan warna saya lebih tertarik pada yang BW (Bacan Weda).
J: Wah mungkin saya kurang telaten menggosoknya apa ya Pak?
P: Emangnya berapa sering dan berapa lama Bapak menggosoknya?
J: Ya paling-paling menjelang tidur. 10-15 menit mungkin.
P: Ya jelas hasilnya kurang baik lah. Minimal sehari dua kali masing-masing sejam. Jadi gilapnya keluar.
J: Pak Prabowo enak. Bisa gosok batu sepuasnya. Saya baru megang kotak akiknya saja istri saya sudah mrengut.
P: Ha .. ha .. haa …
J:
Eh … ngomong-omong tak terasa sudah 30 menit lebih nih Pak. Kita sudah
ditunggu wartawan untuk pers conference. Kira-kira apa yang akan kita
sampaikan ya Pak?
P:
Kita pura-pura habis ngomongin pencak silat saja Pak. Jangan sampai
pembicaraan kita masalah AS, BG dan BW ini bocor ke publik …
J: Ha .. ha .. haa … Bocoooorr. Pak Prabowo belum berubah.
P: Ha .. ha .. haa …
J: Lain kali kita ketemu lagi ya Pak. Kita omongin masalah burung dan kuda.
P: Siap. Saya tunggu undangan berikutnya.
J: Atau kalau ada waktu senggang sekali-kali kita main kartu juga boleh Pak Prabowo.
P: Ha .. ha .. haa … Kartuuuuu … Pak Jokowi juga belum berubah. Move on donk Pak …
J: Ha .. ha .. haa … Pak Prabowo juga jangan nyinyiirrr gitu donk …
Kemudian mereka berdua keluar untuk bertemu wartawan sambil masih terus tertawa terbahak-bahak bersama …
Sunday, 11 January 2015
Thursday, 6 November 2014
Wednesday, 8 October 2014
Monday, 1 September 2014
Monday, 25 August 2014
Ketawa di Pagi Hari
Batuk di Usia Tua
Pasien: "Dok, batuk-batukku hebat sekali."
Dokter: "Tahun ini anda umur berapa?"
Pasien: "75."
Dokter: "Waktu umur 20 tahun, anda batuk-batuk nggak?"
Pasien: "Nggak batuk."
Dokter: "Waktu umur 40 tahun, anda batuk-batuk nggak?"
Pasien: "Juga nggak batuk."
Dokter: "Kalau begitu, jika sekarang anda tak batuk-batuk, nunggu kapan lagi baru batuk-batuk?"
Pasien: "???"
Dokter: "Tahun ini anda umur berapa?"
Pasien: "75."
Dokter: "Waktu umur 20 tahun, anda batuk-batuk nggak?"
Pasien: "Nggak batuk."
Dokter: "Waktu umur 40 tahun, anda batuk-batuk nggak?"
Pasien: "Juga nggak batuk."
Dokter: "Kalau begitu, jika sekarang anda tak batuk-batuk, nunggu kapan lagi baru batuk-batuk?"
Pasien: "???"
Saturday, 23 August 2014
Wednesday, 20 August 2014
Kisah Lucu Nama Panjang Ahok yang Bikin Ngakak
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menghadiri
acara Hari Anak Nasional (HAN) di Dunia Fantasi Ancol, Jakarta Utara.
Ahok datang didampingi Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta, Masrokhan dan
Asisten Sekda bidang Kesejahteraan Masyarakat DKI, Bambang Sugiyono.
Kedatangan Ahok sempat membuat heboh Dufan tersebut. Bahkan, banyak pengunjung yang ikut menyalami orang nomor dua DKI tersebut.
"Selamat pagi Pak Ahok (Basuki)," ujar seorang petugas kebersihan kepada Ahok di lokasi, Rabu (20/8).
Kedatangan Ahok sempat membuat heboh Dufan tersebut. Bahkan, banyak pengunjung yang ikut menyalami orang nomor dua DKI tersebut.
"Selamat pagi Pak Ahok (Basuki)," ujar seorang petugas kebersihan kepada Ahok di lokasi, Rabu (20/8).
Tuesday, 19 August 2014
Humor Lucu Tentara Amerika Tak Berani Menyerang Indonesia
Penyelam TNI AL dan US Navy bekerja sama meneliti kapal perang AS yang
tenggelam di Selat Sunda. Mereka memastikan kapal yang ditemukan di
sekitar perairan Banten itu adalah, USS Houston (CA 30).
Sebagian besar kapal masih utuh, namun ternyata pelat besi dan paku-paku kapal tersebut sudah hilang dicuri. Tak cuma itu, amunisi yang belum meledak juga raib dimaling. Tentu benda-benda ini berbahaya karena masih bisa meledak.
Sebagian besar kapal masih utuh, namun ternyata pelat besi dan paku-paku kapal tersebut sudah hilang dicuri. Tak cuma itu, amunisi yang belum meledak juga raib dimaling. Tentu benda-benda ini berbahaya karena masih bisa meledak.
Monday, 18 August 2014
Friday, 15 August 2014
Albert Einstein dan Sopirnya
Albert Einstein mulai bosan dengan menyampaikan pidato yang sama berulang-ulang pada pertemuan yang berbeda.
Tuesday, 5 August 2014
Jepang vs Indonesia
Beda Pejabat Indonesia & Pejabat Jepang
Alkisah ada dua orang sahabat sedang bercerita karena telah lama tidak bertemu selepas kuliah dulu. Yang satu orang Indonesia dan yang satunya orang Jepang, mereka dulu sama-sama kuliah di Negeri Kincir Angin untuk memperdalam ilmu Arsitektur. Setelah sekian lama tidak bertemu, mereka berdua telah menjadi pejabat di negaranya masing-masing.
Alkisah ada dua orang sahabat sedang bercerita karena telah lama tidak bertemu selepas kuliah dulu. Yang satu orang Indonesia dan yang satunya orang Jepang, mereka dulu sama-sama kuliah di Negeri Kincir Angin untuk memperdalam ilmu Arsitektur. Setelah sekian lama tidak bertemu, mereka berdua telah menjadi pejabat di negaranya masing-masing.
Sejak Bunyi Pertama
Sepasang suami istri baru menikah, si suami ingin memberikan
surprise
pada istrinya. Suatu hari si suami berkata kepada istrinya:
"Sayang, kita pergi yuk, tapi mata kamu harus ditutup yah...!".
"Kok harus ditutup sih mas...?" kata istrinya
"Yah, pokoknya ada sesuatu untukmu....."
Merekapun berangkat dengan menggunakan taxi.
pada istrinya. Suatu hari si suami berkata kepada istrinya:
"Sayang, kita pergi yuk, tapi mata kamu harus ditutup yah...!".
"Kok harus ditutup sih mas...?" kata istrinya
"Yah, pokoknya ada sesuatu untukmu....."
Merekapun berangkat dengan menggunakan taxi.
Sunday, 3 August 2014
kumpulan Cerita Lucu
Istri Selingkuh
Adi pulang pagi dari kerjanya dan mendengar bunyi aneh dari kamarnya. Ia
lari keatas dan menemukan istrinya telanjang di kasur, berkeringat dan
terengah-engah. "Ada apa?" tanya Adi. "Aku terkena serangan jantung,"
teriak istrinya.
Ia lari kebawah untuk menelepon, persis ketika ia mulai memencet nomor, anaknya yang berumur 4 tahun datang dan berkata, "Papa! Papa! Paman Doni bersembunyi di lemari dan dia nggak pake baju."
Adi membanting telepon dan berlari keatas melewati isrinya yang berteriak-teriak, dan membuka pintu lemari. Dan disana memang benar, saudaranya bersembunyi, telanjang bulat dan ketakutan disudut lemari. "Tak berperasaan," teriak Adi. "Istriku kena serangan jantung dan kamu malah lari telanjang nakutin anak kecil!"
Ia lari kebawah untuk menelepon, persis ketika ia mulai memencet nomor, anaknya yang berumur 4 tahun datang dan berkata, "Papa! Papa! Paman Doni bersembunyi di lemari dan dia nggak pake baju."
Adi membanting telepon dan berlari keatas melewati isrinya yang berteriak-teriak, dan membuka pintu lemari. Dan disana memang benar, saudaranya bersembunyi, telanjang bulat dan ketakutan disudut lemari. "Tak berperasaan," teriak Adi. "Istriku kena serangan jantung dan kamu malah lari telanjang nakutin anak kecil!"
Praktikum Kedokteran
Suatu hari di praktikum kedokteran.
Dosen : "Hari ini kita belajar mengenai tubuh sesungguhnya, untuk itu kita akan mempelajari mayat!"
Lalu didatangkanlah sebuah mayat..
Dosen : "Pelajaran pertama, tidak boleh jijik!"
Lalu sang dosen memasukkan jarinya ke anus mayat tersebut, dan kemudian menjilat jarinya.
Dosen : "Nah, kalian lakukan seperti yang saya lakukan tadi!"
Walaupun banyak yang teriak-teriak dan muntah-muntah karena tidak tahan, toh akhirnya semua mahasiswa melakukan itu satu persatu.
Dosen : "Nah sekarang pelajaran kedua, ketelitian. Perhatikan, tadi yang saya masukkan adalah jari tengah, sedangkan yang saya jilat adalah jari kelingking!!!"
Dosen : "Hari ini kita belajar mengenai tubuh sesungguhnya, untuk itu kita akan mempelajari mayat!"
Lalu didatangkanlah sebuah mayat..
Dosen : "Pelajaran pertama, tidak boleh jijik!"
Lalu sang dosen memasukkan jarinya ke anus mayat tersebut, dan kemudian menjilat jarinya.
Dosen : "Nah, kalian lakukan seperti yang saya lakukan tadi!"
Walaupun banyak yang teriak-teriak dan muntah-muntah karena tidak tahan, toh akhirnya semua mahasiswa melakukan itu satu persatu.
Dosen : "Nah sekarang pelajaran kedua, ketelitian. Perhatikan, tadi yang saya masukkan adalah jari tengah, sedangkan yang saya jilat adalah jari kelingking!!!"
Kakek Tua di Jendela
Dua orang pria tengah berpesta minuman keras di pinggiran sebuah hutan.
Dalam suasana teler, tiba-tiba hujan datang bersamaan petir
menyambar-nyambar. Berusaha mencari tepat berteduh, tidak banyak
berpikir, keduanya masuk mobil yang tengah di parkir.
Mereka melompat masuk ke dalam mobil, seketika salah satu berusaha menyalakan mobil dan melaju. Dengan 'ledakan' tawa bersama mereka pun melanjutkan pesta.
Namun mendadak keduanya dikejutkan dengan munculnya seorang kakek yang tiba-tiba muncul di luar jendela mobil sebelah kanan, dan mengetuk jendela. Kakek tersebut terus mengetuk, sambil menahan rasa takut sang pengemudi membuka sedikit kacanya. "Apa maunya kek?" sapanya.
Kakek tersebut dengan pelan menjawab, "Ada yang punya rokok gak?"
"Ya udah, beri dia Rokok! cepetan dan langsung tarik gasnya!" jawab sang teman pengemudi sambil berbisik.
Sambil meraba kantong celana dan memberikan sebatang rokok, keduanya kompak langsung berteriak, "Injak gasnya!" sambil menaikkan kaca mobil.
Sekarang kecepatan mereka sekitar mencapai 80 Km/jam. Merka pun dalam suasana kembali tenang dan mulai ketawa-ketawa melanjutkan pestanya. "Gimana menurutmu kejadian tadi?" tanya sang teman.
"Gue juga gak tau, mana mungkin bisa terjadi? gue tadi udah lumayan cepat bawa mobil ni," jawab si pengemudi.
Kemudian tiba-tiba lagi ada ketukan, dan si kakek tua muncul lagi. "Ah, dia datang lagi!" teriak temannya. "Ya udah, coba tanya apa yang dia mau sekarang!" tambahnya.
Kembali sang pengemudi menurunkan jendelanya sedikit sambil gemetaran berkata, "ada apa kek?"
"Kamu ada korek gak?, tadi kamu ngasih," tanya si kakek tua dengan pelan.
Pengemudi itu melempar korek api keluar dari jendela, lalu sambil menaikkan jendela dan berteriak, "Injak gasnya!"
Mereka sekarang kira-kira telah mencapai kecepatan 100 Km/jam dan terus melanjutkan minumnya, sambil mencoba untuk melupakan apa yang telah mereka liat dan dengar sebelumnya.
Kemudian tiba-tiba lagi ada ketukan. "Oh Tuhan! Dia datang lagi!" katanya kesal dan takut.
Sambil menurunkan jendela dan berteriak dalam ketakutan, "Apalagi yang kakek mau?" Kakek tua tersebut menjawab, "Kalian perlu bantuan untuk keluar dari lumpur ga?"
Mereka melompat masuk ke dalam mobil, seketika salah satu berusaha menyalakan mobil dan melaju. Dengan 'ledakan' tawa bersama mereka pun melanjutkan pesta.
Namun mendadak keduanya dikejutkan dengan munculnya seorang kakek yang tiba-tiba muncul di luar jendela mobil sebelah kanan, dan mengetuk jendela. Kakek tersebut terus mengetuk, sambil menahan rasa takut sang pengemudi membuka sedikit kacanya. "Apa maunya kek?" sapanya.
Kakek tersebut dengan pelan menjawab, "Ada yang punya rokok gak?"
"Ya udah, beri dia Rokok! cepetan dan langsung tarik gasnya!" jawab sang teman pengemudi sambil berbisik.
Sambil meraba kantong celana dan memberikan sebatang rokok, keduanya kompak langsung berteriak, "Injak gasnya!" sambil menaikkan kaca mobil.
Sekarang kecepatan mereka sekitar mencapai 80 Km/jam. Merka pun dalam suasana kembali tenang dan mulai ketawa-ketawa melanjutkan pestanya. "Gimana menurutmu kejadian tadi?" tanya sang teman.
"Gue juga gak tau, mana mungkin bisa terjadi? gue tadi udah lumayan cepat bawa mobil ni," jawab si pengemudi.
Kemudian tiba-tiba lagi ada ketukan, dan si kakek tua muncul lagi. "Ah, dia datang lagi!" teriak temannya. "Ya udah, coba tanya apa yang dia mau sekarang!" tambahnya.
Kembali sang pengemudi menurunkan jendelanya sedikit sambil gemetaran berkata, "ada apa kek?"
"Kamu ada korek gak?, tadi kamu ngasih," tanya si kakek tua dengan pelan.
Pengemudi itu melempar korek api keluar dari jendela, lalu sambil menaikkan jendela dan berteriak, "Injak gasnya!"
Mereka sekarang kira-kira telah mencapai kecepatan 100 Km/jam dan terus melanjutkan minumnya, sambil mencoba untuk melupakan apa yang telah mereka liat dan dengar sebelumnya.
Kemudian tiba-tiba lagi ada ketukan. "Oh Tuhan! Dia datang lagi!" katanya kesal dan takut.
Sambil menurunkan jendela dan berteriak dalam ketakutan, "Apalagi yang kakek mau?" Kakek tua tersebut menjawab, "Kalian perlu bantuan untuk keluar dari lumpur ga?"
Subscribe to:
Posts (Atom)