Wednesday, 13 August 2014

Tips Nutrisi Ibu Menyusui

Nutrisi untuk yang sedang menyusui terkadang membingungkan. Apa yang harus dihindari? Apa yang harus dimakan? Apakah makanan yang dimakan mempengaruhi bayi?
Ketika Anda menyusui, Anda memberikan nutrisi untuk tumbuh kembang bayi. Muncul pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut:


Apakah saya memerlukan tambahan kalori selama menyusui?
Tentu saja Anda memerlukan kalori tambahan 400-500 kalori per hari untuk menjaga tetap bertenaga. Untuk menambah kalori dapat dengan roti gandum dengan satu sendok makan selai kacang atau pisang atau apel dan 227 gram yogurt bebas lemak. 

Makanan apa yang harus saya makan selama menyusui?
Tidak ada makanan khusus untuk Anda yang sedang menyusui. Tetapi fokus pada makanan yang dapat membantu produksi ASI. Ada beberapa pilihan seperti serelia, buah-buahan, dan sayuran. Cuci bersih buah-buahan dan sayuran untuk menghilangkan sisa pestisida. Makan Berbagai jenis makanan dapat mengubah rasa dari ASI sehingga mengenalkan ke bayi berbagai rasa, sehingga kelak ke depannya mempermudah bayi makan-makanan padat.

Berapa banyak air yang dibutuhkan selama menyusui?
Minum air yang banyak sangat penting untuk ibu menyusui. Jangan menunggu haus untuk minum air. Jika urine terlihat kuning kecokelatan segera minum air. Sehari minum minimal 8 gelas air. Jangan terlalu banyak minum jus atau air  dengan gula karena akan menambah berat badan Anda. Jangan minum minuman yang berkafein, jika ingin minum kopi tidak boleh lebih dari 2-3 cangkir per hari karena kafein dapat membuat bayi Anda gelisah dan mempengaruhi tidur bayi Anda.

Bagaimana jika saya seorang vegetarian?
Jika Anda vegetarian, harus dapat memilih makanan yang penting untuk memenuhi nutrisi Anda. Pilih makanan yang kaya akan besi, kalsium, protein. Yang kaya akan besi seperti serelia, kacang-kacangan, produk gandum, sayur hijau, dried fruit. Untuk membantu penyerapan besi dapat dibantu dengan makanan yang mengandung vitamin C seperti strawberi dan tomat.
Untuk protein dapat dari telur, kacang, dan gandum. Sumber kalsium bisa dari sayuran berwarna hijau gelap, susu kedelai, dan yogurt. Pertimbangkan untuk mengkonsumsi suplemen vitamin B12 karena vitamin ini secara eksklusif didapat dari hewan. Beberapa kasus dapat juga mengkonsumsi vitamin D jika Anda jarang terpapar sinar matahari.

Makanan dan minuman apa yang harus saya hindari?
Alkohol dengan kadar berapa pun tidak diperkenankan diminum selama menyusui. Jika Anda minum alkohol tidak boleh menyusui sampai alkohol benar-benar tidak ada di ASI. Sehingga jika pada keadaan tersebut lakukan pompa ASI agar tetap diproduksi, tapi bukan cara untuk menghilangkan alkohol di dalam ASI.
Hindari kopi seperti yang diuraikan di atas.
Hindari makan ikan  atau sea food karena banyak mengandung merkuri yang dapat mempengaruhi sistem saraf bayi Anda. Jika Anda ingin makan ikan konsultasi dahulu dengan ahli perikanan yang tahu ikan jenis apa dan darimana yang tidak tercemar merkuri.

Apakah makanan yang saya makan dapat membuat reaksi alergi pada bayi?
Tentu saja makanan dan minuman yang dikonsumsi dapat membuat reaksi alergi pada bayi. Maka dari itu ingat-ingat makanan yang dimakan atau minuman yang dikonsumsi, jika muncul kulit kemerahan pada bayi. Sehingga kelak di kemudian hari tidak terulang reaksi alergi pada bayi. Biasanya yang menyebabkan alergi adalah makanan mengandung protein seperti susu sapi, kacang-kacangan, ikan, dll. 
sumber mayoclinic

No comments:

Post a Comment