Friday, 15 August 2014

Perkenalkan Wanita dengan Bibir Terbesar di Inggris

Seorang karyawan swasta bernama Hannah Page (22), dari Taunton, Somerset, Inggris, mengaku menghabiskan uang sebanyak 8.000 poundsterling atau lebih kurang Rp 158 juta untuk merekonstruksi bibirnya agar lebih merekah dan seksi.

Semenjak lima tahun silam, Page memang telah keranjingan bedah kosmetik. Saat usianya baru 17 tahun, ia telah “mengubah” bentuk hidung dan mengeluarkan biaya sebesar 31.000 poundsterling atau lebih kurang Rp 610 juta.
Kemudian, rangkaian “petualangan” Page dengan bedah kosmetik terus berlanjut dengan “memperbaiki” bibirnya. Setiap hari ia wajib menyuntikkan cairan filler sebanyak 3,5 sendok makan dan melalui 16 prosedur operasi kosmetik yang diakuinya sangat menyakitkan.
Hingga sekarang, dirinya mengaku telah menjalani 87 prosedur yang terdiri dari empat bedah kosmetik hidung, botox, sedot lemak, dan operasi membesarkan payudara.
Selain membuat tubuhnya merana dan kesakitan, hobi ekstrem Page ini juga menguras tabungan dan membuatnya berutang kepada teman serta sanak saudara. Namun demikian, Page tidak kunjung kapok.
"Selama bibirku terlihat bagus, aku tak peduli. Meskipun sekarang aku berutang, aku tidak khawatir dengan keuangan karena aku hanya berpikir, jika Anda menginginkan sesuatu, Anda harus mencapainya, tak peduli berapa biayanya," ujarnya.
Sekarang, Page berharap pengalaman dan hasil dari bedah plastiknya ini dapat membawanya menjadi seorang bintang untuk serial televisi, seperti Made in Chelsea dan The Real Housewives of London. Tujuannya, tentu saja agar bisa melunasi seluruh utangnya yang telah menggunung.
Mungkin saja harapannya tersebut akan terpenuhi dalam beberapa waktu dekat ini. Sebab, sekarang, publik dan media di Inggris telah menjulukinya "The Nation's Biggest Trout Pout".
Sekadar informasi, trout pout merupakan julukan untuk wanita atau pria yang memiliki bibir bengkak, gemuk, dan merekah sebagai hasil dari operasi plastik.
Seorang dokter ahli bedah berkomentar bahwa tindakan Page sudah berlebihan. Hal yang demikian sama sekali tidak dianjurkan untuk para wanita dan generasi muda. Sebab, bedah plastik yang berlebihan bisa menyebabkan risiko permanen. Meski demikian, Page mengaku sama sekali tak peduli. Page mendeskripsikan tubuhnya sebagai sebuah work of art yang patut diapresiasi.
sumber kompas

No comments:

Post a Comment