Cadel atau tak bisa mengucapkan huruf R memang dialami semua anak
terutama ketika mereka masih belum bisa bicara dengan lancar. Meskipun
pada kenyataannya, ada juga beberapa orang yang masih berbicara cadel
ketika dewasa.
Menurut pakar neurosains terapan, dr Anne Gracia, cadel bisa terjadi ketika anak mengalami gangguan pada artikulasi, lidah, langit-langit mulut, gigi, serta korelasi gerakan lidah dengan rongga mulut.
Menurut pakar neurosains terapan, dr Anne Gracia, cadel bisa terjadi ketika anak mengalami gangguan pada artikulasi, lidah, langit-langit mulut, gigi, serta korelasi gerakan lidah dengan rongga mulut.
"Kalau nggak mau bilang bermasalah, cadel bisa dikatakan adanya perbedaan pada kemampuan bicara anak. Tapi bisa dilatih untuk mengucap huruf R kok," kata dr Anne saat ditemui di Graha Unilever dan ditulis pada Selasa (12/8/2014).
Biasanya, anak bisa dikatakan memiliki ada perbedaan dalam artikulasi setelah berusia 8 tahun. Sebab, setelah usia 8 tahun vonem sudah baik, gigi tetap sudah tumbuh semua di titik-titik artikulasi.
"Kalau ada gangguan mari diatasi bisa pada guru bahasa lewat lagu karena lagu melatih gerakan lidah dan titik artikulasi dengan baik. Kedua kalau gangguan terlihat sangat berat itu terapi bicara," kata dr Anne.
Untuk terapi bicara yang digunakan, diungkapkan dr Anne tergantung dari ringan, sedang, atau beratnya masalah. Kalau sangat berat yang bisa terjadi karena kondisi permanen, langkah yang dilakukan bukanlah melatih tetapi menyikapi.
"Kita sikapi bahwa memang perbedaan itu permanen dan kondisinya tetap kita terima. Untuk yang masih ringan, nggak ada batasannya dia sampai usia berapa terakhir bisa diterapi," tutup dr Anne.
sumber detik
adakah cara mudah tanpa terapi
ReplyDelete