13. Tidak Semua Masalah Layak Kamu Bagi Ke Orang Lain
Kamu akan belajar menyimpan masalah sendiri via plus.google.com
Saat masih umur belasan dan awal dua puluhan rasanya mudah untuk
membagi masalah ke orang lain. Baik lewat curhat langsung maupun via
sosial media. Seakan dengan membagi masalah, bebanmu bisa lebih ringan.
Di umurmu yang makin dewasa kamu akan sadar bahwa tidak semua masalah
layak dibagikan ke orang lain. Kamu perlu makin selektif memilih hal
apa yang bisa kamu ceritakan ke orang lain dan hal apa yang bisa kamu
selesaikan sendiri. Lagipula semua orang sudah punya masalah mereka
sendiri kan? Tidak sepantasnya kamu menambah beban mereka dengan
masalahmu.
14. Kamu Tidak Bisa Mempertahankan Semua Temanmu Selamanya
Teman akan terus datang dan pergi via games.usvsth3m.com
Seiring usia yang makin bertambah kamu akan menyadari bahwa lingkaran
pertemananmu ternyata semakin kecil. Kamu akan kehilangan kontak dengan
beberapa teman, tidak lagi mengetahui perkembangan kehidupan mereka
lalu berhenti berkomunikasi sama sekali.
Walau pastinya tidak menyenangkan saat harus kehilangan teman, tapi
proses ini adalah siklus normal yang pasti dilewati. Hidup akan
mempertemukanmu dengan orang-orang baru yang lebih sejalan. Pergi dan
datangnya teman adalah hal yang biasa. Mereka yang tetap bertahan
setelah sekian lama adalah teman sejati yang memang layak kamu jaga.
15. Proses Mencari Dan Mengembangkan Diri Tidak Akan Pernah Selesai
Proses mencari jati diri tidak akan selesai via www.mydress.com
Dulu kamu mengira sudah akan selesai dengan dirimu sendiri di usia
25. Pokoknya kamu sudah jadi manusia dewasa, deh. Tapi kenyataannya
tidak sesederhana itu. Justru di usia 25 kamu akan makin merasa
tertantang untuk menemukan hal yang kamu suka dan mengembangkan diri.
Tidak jarang kamu akan ikut kelas tambahan dan makin menggiati hobi di
usia ini.
Di usiamu yang sudah 25 tahun kamu sadar bahwa proses mencari dan
mengembangkan diri adalah sebuah proses yang tidak akan pernah ada
ujungnya. Sampai kapanpun kamu masih akan terus haus ingin mengembangkan
diri. Keinginan ini justru harus terus kamu jaga, agar kamu bisa terus
berkembang ke arah yang lebih baik.
16. Kamu Tidak Sepantasnya Membuat Komitmen Besar Dalam Hidup Hanya Untuk Menyenangkan Orang Lain
Menikah hanya untuk menyenangkan orang tuamu? Hmmm…… via www.ricoademandana.com
Di usia 25 kamu akan dihadapkan pada berbagai tuntutan sosial. Gak percaya nih ya beberapa contohnya:
- Kapan menikah?
- Kapan punya anak
- Kapan lanjut S2
- Kok belum dapat kerjaan mapan?
- Kapan pakai jilbab
- Ayo dong, mulai berinvestasi!
Terkadang telingamu jengah mendengar banyaknya masukan yang datang.
Akhirnya kamu melakukannya hanya untuk membuat orang-orang disekitarmu
diam.
Hidupmu terlalu berharga untuk disia-siakan demi standar hidup yang
diyakini orang lain. Kamu tidak perlu mengambil berbagai komitmen besar
yang secara pribadi kamu rasa belum perlu untuk dilakukan. Hidup dan
kebahagiaanmu ada di tanganmu sendiri. Jangan biarkan orang lain
menetapkan standar untukmu.
17. Butuh Lebih Dari Sekedar Cinta Untuk Membuat Hubungan Berhasil
Butuh lebih dari sekedar cinta via suara.com
Di usia ini kamu akan sadar bahwa cinta saja tidak cukup untuk
membuat sebuah hubungan berhasil. Ada faktor-faktor lain yang lebih
krusial dari perasaan. Hal-hal teknis seperti pekerjaan, jarak
penghasilan hingga gaya hidup ternyata menentukan bertahan atau tidaknya
sebuah hubungan cinta.
Kamu tidak lagi jadi orang yang bertahan pada hubungan yang sudah
jelas tidak bisa dibawa kemanapun hanya karena sudah terlalu cinta. Di
usia 25 kamu akan lebih rasional, dengan gagah berani melepaskan dia
yang tidak bisa diajak membangun masa depan bersama.
18. Hal Terberat Dalam Hidup Adalah Tidak Melupakan, Tapi Melepaskan Dengan Ikhlas
Belajarlah untuk melepaskan via quotego.biz
Perpisahan yang kamu hadapi di usia 25 akan berbeda dengan yang
sudah-sudah. Kali ini perpisahan akan menyisakan bekas yang lebih dalam.
Kamu memang akan lebih mudah memutuskan berpisah saat hubungan yang
dijalani sudah tidak lagi rasional, tapi bukan berarti kamu juga bisa
dengan mudah melupakan dan melepaskan mereka.
Di usia 25 kamu perlu belajar bahwa hal terberat dalam hidup adalah
melepaskan dengan ikhlas. Kamu tidak akan pernah lupa pada mantan
pasanganmu. Dia sudah memberi warna dan punya andil dalam membentuk
dirimu. Satu-satunya jalan agar kamu bisa melanjutkan hidup adalah
melepaskannya dengan ikhlas. Dan ini sungguh tidak mudah.
19. Terus-Terusan Mengikuti Hati Tidak Akan Membawamu Kemanapun
Quote ini tidak lagi relevan via www.qtations.com
Bukan berarti kamu tidak boleh mempercayai insting, tapi kamu mulai
harus menggunakan otak dan rasiomu untuk memutuskan segala sesuatu. Kamu
bukan lagi remaja yang bisa berlindung di ketiak orang tua setiap ada
masalah. Sekarang kamu punya kewajiban dan tanggung jawab pada hidupmu
sendiri.
Kamu perlu bisa menarik garis tegas antara suara hati dan emosi.
Mengikuti kata hati memang akan membawa banyak kebaikan bagi hidupmu.
Tapi saat suara yang kamu ikuti adalah emosi, maka penyesalanlah yang
akan menunggumu di ujung perjalanan.
20. Hidup Terlalu Singkat Jika Tidak Kamu Manfaatkan Untuk Melihat Dunia
Langkahkan kakimu untuk melihat dunia via thoughtcatalog.com
Sebentar lagi kamu tidak akan lagi punya kebebasan khas anak muda
usia 20-an. Akan ada kewajiban dan manusia lain yang menggantungkan
hidup mereka padamu. Inilah saatnya kamu memuaskan hasratmu untuk
melihat dunia, merasakan pengalaman yang hanya bisa kamu jajal langsung
tanpa perantara.
Sisihkan uang dan waktumu. Angkat ransel, keluarlah dari kota atau
negaramu. Dari perjalanan kamu akan belajar bahwa ada hal-hal lain
diluar rutinitas yang selama ini kamu jalani yang mampu membuatmu
kembali merasa tertantang. Dengan melihat dunia kamu akan jadi pribadi
yang terus haus untuk berkembang.
21. Terkadang Kamu Perlu Jadi Orang yang Spontan Dan Mementingkan Dirimu Sendiri
Spontanitas tetap perlu via princeon.blogspot.com
Sesekali belanja barang mahal setelah menyelesaikan proyek yang
menyita waktu dan pikiran itu sah-sah saja. Secara spontan beli tiket ke
Medan dan jalan-jalan seharian juga boleh kalau kamu kesepian di akhir
pekan. Tetap isi hidupmu dengan spontanitas yang membuat hari-harimu
lebih berwarna. Jangan cuma terpaku pada jadwal dan to-do lists.
Kamu juga perlu jadi egois dan membahagiakan dirimu sendiri. Jadi dewasa bukan berarti lupa caranya bersenang-senang kan?
22. Jaga Siklus Hidup Dan Kesehatanmu
Jaga kesehatanmu via eatmovedreamrepeat.blogspot.com
Ucapkan selamat tinggal pada kemampuan begadang 2 hari 2 malam yang
sempat kamu miliki semasa kuliah. Kini badanmu tidak lagi sehandal dulu.
Kamu butuh waktu istirahat yang memadai agar bisa segar keesokan
harinya. Tidak ada lagi malam-malam tanpa tidur karena lembur tugas atau
sekedar nonton bola.
Di usiamu yang sudah 25 kamu harus mulai memperhatikan kesehatan dan
siklus hidupmu. Perbanyak makan-makanan sehat. Berolahragalah secara
rutin. 20 tahun kedepan kamu akan bersyukr sudah menjaga tubuhmu dengan
baik sejak masih berumur 25 tahun.
u
23. Kamu Perlu Belajar Untuk Jadi Orang yang Lebih Tenang Dalam Menghadapi Masalah
Kamu harus lebih tenang dalam menghadapi masalah via secretliveschi.com
Masalah hidup tidak akan pernah berkurang. Ia akan tetap rutin
menyambangimu saban hari. Bahkan kini kadar stres-mu akan bertambah.
Jalanan macet, kerjaan banyak, duit kurang. Duh, pusing!
Tapi mengikuti emosi dan marah-marah juga tidak akan menyelesaikan
masalah. Kamu perlu jadi orang yang bisa menghadapi masalah dengan
kepala dingin. Rasionalitas dan pengendalian emosi yang baik adalah
kunci hidup tenang dalam segala situasi.
24. Sesuatu Tidak Akan Pernah Berubah Kalau Kamu Tidak Mengambil Langkah Untuk Mengubahnya
Jangan pernah menyesal di kemudian hari via onlyfromscratch.blogspot.com
Kamu sebel banget sama bos-mu yang cerewet? Atau kesel sama tetangga
kos yang selalu ribut dari pagi sampai pagi lagi? Semua hal-hal
menyebalkan itu tidak akan pernah berubah jadi lebih baik kalau kamu
tidak mengambil aksi untuk mengubah keadaan.
Mengeluh tidak pernah jadi solusi. Kini kamu harus sadar kalau semua
perubahan harus dimulai. Dan tanganmulah yang punya kuasa untuk
mengawalinya. Kalau kamu nggak suka dan jengah sama sesuatu, lakukan
sesuatu untuk mengubahnya!
25. Menjadi Manusia Berumur 25 Tahun Ternyata Tidak Semenakutkan yang Kamu Kira
Ternyata menjadi 25 tidak semenakutkan bayanganmu. You are awesome! via www.pinterest.com
Suatu hari, ketika jam dinding menunjukkan tepat jam 12 malam dan
hari berganti ke tanggal kelahiranmu– kamu akan menyadari bahwa kamu
sudah 25 tahun dan tetap merasa sama. Kamu tidak berubah jadi manusia
dewasa yang membosankan. Selera humor dan hobimu tetap bertahan.
Kini kamu hanya jadi manusia yang lebih bijak mempertimbangkan semua
aspek dalam kehidupan. Memasuki umur 25 tahun ternyata tidak
semenakutkan apa yang kamu bayangkan. Toh hidup akan terus berjalan dan
kamu hanya harus memberikan semua kemampuan terbaikmu agar bisa mencapai
keberhasilan.
Apakah kamu sepakat kalau kamu perlu tahu hal ini sebelum kamu
memasuki usia 25 tahun? Selamat menyambut dan mempersiapkan usia 25-mu!
Semoga hidupmu selalu dikelilingi kebaikan.
sumber hipwee
No comments:
Post a Comment