Monday, 2 June 2014
Cara Mengontrol Tubuh Agar Tidak Cepat Lapar
Apakah Anda termasuk orang yang
sulit mengontrol rasa lapar dan nafsu makan? Anda termasuk sosok yang normal
kok, sebagian besar orang yang mengalami problem berat badan adalah yang sulit
mengatur nafsu makan dan rasa lapar.
Umumnya setelah melakukan diet,
berat badan akan kembali seperti semula karena perut tak dapat menahan lapar.
Kalau tadinya turun dua kilo, kenaikan berat badan bisa dua kali lipatnya.
Diet ketat adalah jenis diet yang
terburuk apabila Anda punya problem sulit menahan lapar, Anda harus mencoba
cara diet lain agar berat badan tetap bisa terkontrol dan bahkan bisa turun.
Berikut adalah cara mengontrol rasa
lapar agar berat badan tidak terus naik :
1.Minum air yang cukup
Minium air yang cukup setidaknya 1-2 liter per hari. Minum air ini bisa dilakukan sebelum makan pagi, siang, atau malam dan diusahakan sekitar 10-20 menit sebelum makan. Dengan cara ini, kita bisa menahan diri untuk mengambil porsi makan berlebih karena sudah kenyang terlebih dahulu oleh air yang kita minum sebelumnya.
Minium air yang cukup setidaknya 1-2 liter per hari. Minum air ini bisa dilakukan sebelum makan pagi, siang, atau malam dan diusahakan sekitar 10-20 menit sebelum makan. Dengan cara ini, kita bisa menahan diri untuk mengambil porsi makan berlebih karena sudah kenyang terlebih dahulu oleh air yang kita minum sebelumnya.
2.Minum yogurt
Selain karena memang rasanya yang unik, yogurt terbukti dapat menciptakan rasa kenyang yang cukup lama, hal ini karena yogurt memiliki kadar protein yang membuat berat badan kita lebih mudah untuk di kontrol.
Selain karena memang rasanya yang unik, yogurt terbukti dapat menciptakan rasa kenyang yang cukup lama, hal ini karena yogurt memiliki kadar protein yang membuat berat badan kita lebih mudah untuk di kontrol.
3.Awali makan denga sup
Cara ini bisa dilakukan sebelum memulai makan hidangan utama, Anda bisa mengawali menu makanan dengan mengambil sup dan kuah secukupnya. Tips agar tidak cepat lapar ini bisa menurunkan jumlah porsi makan menu hidangan utama, sup dengan segala kandungan nutrisi dari sayurnya sangat baik untuk tubuh kita.
Cara ini bisa dilakukan sebelum memulai makan hidangan utama, Anda bisa mengawali menu makanan dengan mengambil sup dan kuah secukupnya. Tips agar tidak cepat lapar ini bisa menurunkan jumlah porsi makan menu hidangan utama, sup dengan segala kandungan nutrisi dari sayurnya sangat baik untuk tubuh kita.
4.Minum teh
Anda penggemar teh? Cara ini bisa Anda lakukan dengan lebih rutin dengan cara meminum teh sebelum aktitivas makan. Dengan cara ini, tubuh kita bisa lebih mudah mengontrol rasa lapar dan keinginan nafsu makan.
Anda penggemar teh? Cara ini bisa Anda lakukan dengan lebih rutin dengan cara meminum teh sebelum aktitivas makan. Dengan cara ini, tubuh kita bisa lebih mudah mengontrol rasa lapar dan keinginan nafsu makan.
5.Tambahkan bawang putih
Kenapa bawang? Karena berdasarkan penelitian, bawang dapat membantu mengirimkan sinyak kenyang ke otak sehingga porsi makan bisa lebih diatur. Kandungan yang terdapat pada bawang putih juga bisa membantu pembakaran kalori di dalam tubuh.
Kenapa bawang? Karena berdasarkan penelitian, bawang dapat membantu mengirimkan sinyak kenyang ke otak sehingga porsi makan bisa lebih diatur. Kandungan yang terdapat pada bawang putih juga bisa membantu pembakaran kalori di dalam tubuh.
6.Jangan takut makan pedas
Tahukah kamu kalau makan pedas itu dapat membakar kalori berlebih? Makanan pedas umumnya mengandung kapsaisin, vitamin A, dan C dan juga betakaroten. Tips juga, kalau kepedesan, minum air itu tidak mengurangi rasa pedas, kalau mau coba minum susu.
Tahukah kamu kalau makan pedas itu dapat membakar kalori berlebih? Makanan pedas umumnya mengandung kapsaisin, vitamin A, dan C dan juga betakaroten. Tips juga, kalau kepedesan, minum air itu tidak mengurangi rasa pedas, kalau mau coba minum susu.
7.Cukupi kebutuhan makanan
Nah tips agar tidak cepat lapar yang satu ini cukup banyak nih yang terjebak secara tidak sadar, kita selau berpikir kalau menunda jam makan bakal membuat kita merasa kenyang lebih lama. Padahal, dengan kita menunda jam makan, bisa jadi porsi makan ketika kelaparan nati bakal lebih membengkak lho.
Nah tips agar tidak cepat lapar yang satu ini cukup banyak nih yang terjebak secara tidak sadar, kita selau berpikir kalau menunda jam makan bakal membuat kita merasa kenyang lebih lama. Padahal, dengan kita menunda jam makan, bisa jadi porsi makan ketika kelaparan nati bakal lebih membengkak lho.
Nah terakhir, tips agar tidak cepat
lapar secara umum itu pastikan kita selalu sempatkan olahraga teratur
setidaknya 30-45 menit per hari. Keuntungannya ya badan kita bisa lebih sehat,
kalori tubuh terbakar, dan yang pasti olahraga bisa membuat Anda kenyang lebih
lama dan tidak cepat lapar.
Sumber DokterSehat
Motivasi diri: Belajar Jadi Pengusaha Ala Einstein
Semua orang sepakat bahwa Albert Einstein adalah
seorang ilmuwan dan fisikawan terbesar. Banyak sejarah hidup dan kisahnya yang
sangat inspiratif. Mulai dari teori relativitasnya, hingga kisah bagaimana ia
menaklukkan segala keterbatasan yang sempat menghalanginya.
Jika ditarik ke ranah kehidupan sosial, sebenarnya apa yang dilakukan Einstein dalam perjuangan hidupnya sangat bisa dijadikan referensi, bagaimana menyikapi berbagai persoalan. Teori-teori yang kesannya sangat ilmiah dan eksak, ternyata jika ditelaah lebih jauh, juga bisa dimanfaatkan untuk menjadi panduan hidup di bidang non eksak. Termasuk, bagi pengusaha. Banyak ungkapan dan ucapan Einstein yang bisa kita jadikan referensi untuk kemajuan usaha. Apa saja? Mari kita coba telaah lebih jauh.
Imajinasi
Albert Einstein pernah mengatakan, “Imajinasi lebih penting dari pengetahuan.” Tentu, bukan sekadar imajinasi sebagai mimpi di siang bolong. Imajinasi diperlukan kita (pengusaha) untuk menentukan target, akan dibawa ke mana usaha yang sedang diperjuangkannya. Imajinasi perlu di-breakdown dalam berbagai rencana, untuk kemudian diarahkan untuk pencapaian-pencapaian berikutnya. Dengan cara itu, imajinasi akan menjadi “panduan” yang mampu mengarahkan kita pada target dan tujuan.
Selalu Bertanya
Einstein berkata, “Hal yang penting adalah jangan berhenti bertanya.” Ini sepertinya sederhana. Bagi sebagian orang, bisa jadi malah menjengkelkan. Tapi, di sini sebenarnya adalah kunci dari perbaikan yang berlangsung terus-menerus. Orang Jepang mengenal istilah Kaizen, perbaikan terus-menerus.
Selalu Berpikir dengan Cara yang Berbeda
Sebuah ungkapan legendaris Einstein menyebutkan, “ Adalah kegilaan, bagi mereka yang melakukan hal yang sama berulang kali, namun mengharapkan hasil yang berbeda.” Masalah datang dan timbul berulang kali. Kadang, sepertinya masih yang itu-itu saja. Namun, jika ditelaah lebih jauh, biasanya skala permasalahannya pasti berbeda. Karena itu, jika dulu sukses dengan satu strategi, bisa jadi tak akan bisa lagi digunakan strategi yang sama. Di sinilah, kita dituntut untuk selalu berpikir kreatif dan berbeda.
Sadar Kegagalan adalah Pembelajaran
Einstein berujar, “Orang yang tak pernah membuat kesalahan adalah orang yang tak pernah mencoba hal-hal baru.” Kita sering menyebut-nyebut “zona nyaman”. Tak ada salahnya memang, kalau kita sudah puas dan tak ingin berkembang. Tapi, jangan salahkan juga jika perubahan zaman terjadi, kemudian tiba-tiba zona nyaman kita tergerus perubahan. Karena itu, alangkah baiknya untuk selalu memulai hal-hal baru untuk kebaikan usaha kita. Jangan takut gagal saat mencoba. Sebab, dari kegagalan-kegagalan itulah, kita akan menemukan banyak jalan untuk meraih keberhasilan.
Penyederhanaan
Einstein berkata, “Kalau kamu tak bisa menjelaskan sesuatu dengan sederhana, maka kamu tak mengerti sepenuhnya.” Kesederhanaan adalah kekuatan. Sebab, justru dengan kesederhanaan itu, kita bisa menerjemahkan banyak hal yang mudah dipahami oleh semua konsumen dan pelanggan kita. Saat ini, orang tak lagi ingin diganggu oleh segala macam “bumbu penyedap” yang tak perlu. Mereka akan langsung menuju pada apa yang dibutuhkan. Di sini, sebagai pengusaha kita harus bisa jeli menyederhanakan kebutuhan dan keinginan konsumen, untuk kita terjemahkan dalam produk yang kita jual.
Sumber Andriewongso
Jika ditarik ke ranah kehidupan sosial, sebenarnya apa yang dilakukan Einstein dalam perjuangan hidupnya sangat bisa dijadikan referensi, bagaimana menyikapi berbagai persoalan. Teori-teori yang kesannya sangat ilmiah dan eksak, ternyata jika ditelaah lebih jauh, juga bisa dimanfaatkan untuk menjadi panduan hidup di bidang non eksak. Termasuk, bagi pengusaha. Banyak ungkapan dan ucapan Einstein yang bisa kita jadikan referensi untuk kemajuan usaha. Apa saja? Mari kita coba telaah lebih jauh.
Imajinasi
Albert Einstein pernah mengatakan, “Imajinasi lebih penting dari pengetahuan.” Tentu, bukan sekadar imajinasi sebagai mimpi di siang bolong. Imajinasi diperlukan kita (pengusaha) untuk menentukan target, akan dibawa ke mana usaha yang sedang diperjuangkannya. Imajinasi perlu di-breakdown dalam berbagai rencana, untuk kemudian diarahkan untuk pencapaian-pencapaian berikutnya. Dengan cara itu, imajinasi akan menjadi “panduan” yang mampu mengarahkan kita pada target dan tujuan.
Selalu Bertanya
Einstein berkata, “Hal yang penting adalah jangan berhenti bertanya.” Ini sepertinya sederhana. Bagi sebagian orang, bisa jadi malah menjengkelkan. Tapi, di sini sebenarnya adalah kunci dari perbaikan yang berlangsung terus-menerus. Orang Jepang mengenal istilah Kaizen, perbaikan terus-menerus.
Selalu Berpikir dengan Cara yang Berbeda
Sebuah ungkapan legendaris Einstein menyebutkan, “ Adalah kegilaan, bagi mereka yang melakukan hal yang sama berulang kali, namun mengharapkan hasil yang berbeda.” Masalah datang dan timbul berulang kali. Kadang, sepertinya masih yang itu-itu saja. Namun, jika ditelaah lebih jauh, biasanya skala permasalahannya pasti berbeda. Karena itu, jika dulu sukses dengan satu strategi, bisa jadi tak akan bisa lagi digunakan strategi yang sama. Di sinilah, kita dituntut untuk selalu berpikir kreatif dan berbeda.
Sadar Kegagalan adalah Pembelajaran
Einstein berujar, “Orang yang tak pernah membuat kesalahan adalah orang yang tak pernah mencoba hal-hal baru.” Kita sering menyebut-nyebut “zona nyaman”. Tak ada salahnya memang, kalau kita sudah puas dan tak ingin berkembang. Tapi, jangan salahkan juga jika perubahan zaman terjadi, kemudian tiba-tiba zona nyaman kita tergerus perubahan. Karena itu, alangkah baiknya untuk selalu memulai hal-hal baru untuk kebaikan usaha kita. Jangan takut gagal saat mencoba. Sebab, dari kegagalan-kegagalan itulah, kita akan menemukan banyak jalan untuk meraih keberhasilan.
Penyederhanaan
Einstein berkata, “Kalau kamu tak bisa menjelaskan sesuatu dengan sederhana, maka kamu tak mengerti sepenuhnya.” Kesederhanaan adalah kekuatan. Sebab, justru dengan kesederhanaan itu, kita bisa menerjemahkan banyak hal yang mudah dipahami oleh semua konsumen dan pelanggan kita. Saat ini, orang tak lagi ingin diganggu oleh segala macam “bumbu penyedap” yang tak perlu. Mereka akan langsung menuju pada apa yang dibutuhkan. Di sini, sebagai pengusaha kita harus bisa jeli menyederhanakan kebutuhan dan keinginan konsumen, untuk kita terjemahkan dalam produk yang kita jual.
Sumber Andriewongso
Sunday, 1 June 2014
Motivasi Diri: Kontrol Emosi
Di suatu pagi yang sibuk, seorang pemuda tampak
tergesa-gesa menyetop sebuah taksi di jalan. Sebuah taksi berhenti menghampiri
pemuda tersebut.
“Selamat siang. Hendak pergi ke mana Dik?” sapa sang sopir ramah.
“Ke gedung jalan utama, tolong cepat ya pak, hampir terlambat nih!” seru si pemuda.
“Baik. Saya cari jalan alternatif biar bisa lebih cepat sampai.”
Saat mobil bergegas meluncur, tiba-tiba sebuah mobil dari arah berlawanan melintas dengan kencang. Hampir saja terjadi senggolan. Sopir taksi yang kaget menginjak rem mendadak. Begitu pun si pemuda, merasa sangat terkejut.
Sopir mobil yang hampir menyerempet segera berteriak kasar, memaki sopir taksi yang dianggap berbuat salah. Mendengar umpatan kasar itu, penumpang taksi di belakang ikut marah.
“Ladeni, Pak. Orang dia yang salah kok malah maki-maki. Dasar nggak tahu aturan!”
Sopir taksi membuka jendela dan menjawab dengan jawaban yang mengejutkan.
“Silakan lewat Pak. Hati-hati di jalan!”
Si pemuda terheran-heran berkata, “Bapak, kok bisa sabar gitu siiih….?”
Dengan senyum tertahan, sang sopir menjawab. “Saya bisa saja ikut marah dan emosi, tapi buat apa? Kita kan mau buru-buru.. Kalau berantem bisa jadi malah terlambat. Saya sih memilih jadi 'truk bak sampah' saja. Menampung buangan ‘sampah’ dari orang, tapi kan itu sementara. Semua akan berlalu di tempat pembuangan akhir. Dengan begitu, semua masalah kan bisa diselesaikan dengan damai, kan?”
Sumber Andriewongso
“Selamat siang. Hendak pergi ke mana Dik?” sapa sang sopir ramah.
“Ke gedung jalan utama, tolong cepat ya pak, hampir terlambat nih!” seru si pemuda.
“Baik. Saya cari jalan alternatif biar bisa lebih cepat sampai.”
Saat mobil bergegas meluncur, tiba-tiba sebuah mobil dari arah berlawanan melintas dengan kencang. Hampir saja terjadi senggolan. Sopir taksi yang kaget menginjak rem mendadak. Begitu pun si pemuda, merasa sangat terkejut.
Sopir mobil yang hampir menyerempet segera berteriak kasar, memaki sopir taksi yang dianggap berbuat salah. Mendengar umpatan kasar itu, penumpang taksi di belakang ikut marah.
“Ladeni, Pak. Orang dia yang salah kok malah maki-maki. Dasar nggak tahu aturan!”
Sopir taksi membuka jendela dan menjawab dengan jawaban yang mengejutkan.
“Silakan lewat Pak. Hati-hati di jalan!”
Si pemuda terheran-heran berkata, “Bapak, kok bisa sabar gitu siiih….?”
Dengan senyum tertahan, sang sopir menjawab. “Saya bisa saja ikut marah dan emosi, tapi buat apa? Kita kan mau buru-buru.. Kalau berantem bisa jadi malah terlambat. Saya sih memilih jadi 'truk bak sampah' saja. Menampung buangan ‘sampah’ dari orang, tapi kan itu sementara. Semua akan berlalu di tempat pembuangan akhir. Dengan begitu, semua masalah kan bisa diselesaikan dengan damai, kan?”
Sumber Andriewongso
Motivasi Diri: Kata Bijak Populer Dari Mario Teguh
“Kebahagiaan tak datang dari luar,
namun tumbuh di dalam hati Anda, yang membibit dari kesyukuran serta berkembang
karena ketegasan untuk memilih kebaikan sebagai jalan hidup.“
“Semua orang bisa katakan cinta,
tidak semua tulus dari hatinya. Daripada percaya pada apa yang kamu dengar,
percayalah apa yang kamu rasa.”
“Kepintaran seseorang dapat
diketahui dari tiap jawabannya. Kebijaksanaan seseorang dapat diketahui dari
tiap pertanyaannya.“
“Teman dapat mengkhianatimu,
pasangan dapat meninggalkanmu, tapi Tuhan... tak akan pernah membiarkanmu
terjatuh.”
“Semua orang dapat membahagiakanmu
dengan sesuatu yang istimewa, tapi hanya seorang istimewa yang dapat
membahagiakanmu tanpa apapun.”
“Kamu memang tidak bisa merubah masa
lalu, namun kamu bisa merubah masa depan dengan cara belajar dari masa lalu.”
Margarin atau Mentega yang baik untuk jantung?
Margarin biasanya lebih baik dibanding mentega untuk kesehatan jantung.
Margarin terbuat dari minyak sayur sehingga non kolesterol. Margarin banyak mengandung lemak baik dibanding mentega. Lemak baik ini dapat menurunkan lemak jahat seperti LDL (low density lipoprotein) dan lemak jenuh.
Mentega terbuat dari lemak hewani sehingga mengandung kolesterol dan tinggi lemak jenuh.
Namun tidak semua margarin dibuat dengan cara yang sama, sehingga malah dapat berefek lebih buruk dari mentega. Kebanyakan margarin dibuat dengan metode hidrogenasi yang dapat menghasilkan trans fat yang tidak sehat. Pada umumnya margarin padat atau batangan lebih banyak mengandung trans fat dibanding margarin cair. Seperti lemak jenuh, trans fat dapat meningkatkan kadar kolesterol darah sehingga meningkatkan risiko terkena penyakit jantung. Selain itu trans fat juga dapat menurunkan HDL (high density lipoprotein) yang merupakan kolesterol baik.
Saat memilih margarin pilihlah yang kandungan trans fat paling rendah dan jumlah lemak jenuh ditambah trans fat kurang dari 2 gram. Biasanya tertera di wadah margarin. Selain itu pilih margarin yang mengandung plant sterol atau sterol dari nabati yang dapat menurunkan kolesterol jahat atau LDL sebanyak 10%. American Heart Asociation merekomendasikan mengkonsumsi plant sterol minimal 2 sehari untuk orang yang kadar LDL di darah lebih dari 160 mg/dl.
Jika Anda tidak suka margarin karena rasanya kurang enak dan masih ingin memakai mentega, dapat disiasati menggantinya dengan minyak sayur karena lebih sedikit lemak dan kalori dibanding mentega. Satu hal terpenting margarin dan mentega ini jangan dikonsumsi dalam jumlah berlebihan, cukup sebagai penambah rasa saja pada makanan Anda.
Margarin terbuat dari minyak sayur sehingga non kolesterol. Margarin banyak mengandung lemak baik dibanding mentega. Lemak baik ini dapat menurunkan lemak jahat seperti LDL (low density lipoprotein) dan lemak jenuh.
Mentega terbuat dari lemak hewani sehingga mengandung kolesterol dan tinggi lemak jenuh.
Namun tidak semua margarin dibuat dengan cara yang sama, sehingga malah dapat berefek lebih buruk dari mentega. Kebanyakan margarin dibuat dengan metode hidrogenasi yang dapat menghasilkan trans fat yang tidak sehat. Pada umumnya margarin padat atau batangan lebih banyak mengandung trans fat dibanding margarin cair. Seperti lemak jenuh, trans fat dapat meningkatkan kadar kolesterol darah sehingga meningkatkan risiko terkena penyakit jantung. Selain itu trans fat juga dapat menurunkan HDL (high density lipoprotein) yang merupakan kolesterol baik.
Saat memilih margarin pilihlah yang kandungan trans fat paling rendah dan jumlah lemak jenuh ditambah trans fat kurang dari 2 gram. Biasanya tertera di wadah margarin. Selain itu pilih margarin yang mengandung plant sterol atau sterol dari nabati yang dapat menurunkan kolesterol jahat atau LDL sebanyak 10%. American Heart Asociation merekomendasikan mengkonsumsi plant sterol minimal 2 sehari untuk orang yang kadar LDL di darah lebih dari 160 mg/dl.
Jika Anda tidak suka margarin karena rasanya kurang enak dan masih ingin memakai mentega, dapat disiasati menggantinya dengan minyak sayur karena lebih sedikit lemak dan kalori dibanding mentega. Satu hal terpenting margarin dan mentega ini jangan dikonsumsi dalam jumlah berlebihan, cukup sebagai penambah rasa saja pada makanan Anda.
Semoga bermanfaat.
Sumber MayoClinic
Subscribe to:
Posts (Atom)